Bandar Lampung : Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo bertatap muka dan berdiskusi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, Minggu sore (2/04/2017) di Ruang VIP Bandara Raden Inten II.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur Lampung didampingi oleh Sekretaris Daerah Sutono. Turut hadir Sekretaris Jenderal dan beberapa Tenaga Ahli Menteri.

Diinformasikan Karo Humas dan Protokol dalam pertemuan penuh kekeluargaan tersebut, Gubernur dan Menteri asal Lampung tersebut  mendiskusikan beberapa hal terkait Pembangunan Lampung.

Gubernur menjabarkan, Delapan program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung saat ini.  Suasana berlangsung akrab terlebih karena Bu Menteri sebelumnya lama bertugas di Pemerintahan Provinsi Lampung, khususnya di Bappeda Lampung.

Beberapa hal didiskusikan terkait jalan tol, pelabuhan bakauheni, kawasan industri dan jalan kereta. Gubernur menyampaikan, Koneksi antara jalan tol dengan pelabuhan harus bersinergi dengan baik. Sehingga dapat mengantisipasi terjadinya kemacetan di pintu tol yang berada dekat pelabuhan.

"Perlu dipisahkan dermaga
kendaraan pribadi dengan angkutan barang. Kendaraan pribadi dan angkutan penumpang harus dapat lancar tanpa terganggu dengan antrian barang," ujar Gubernur.

Terkait pengembangan kawasan industri juga diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pembangunan wilayah. Selanjutnya jalan kereta api perlu diupayakan pemecahan jalur menuju tarahan sehingga tidak masuk kota. Hal ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Dalam diskusi juga dibahas Pengembangan Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang perlu dukungan berbagai pihak. Hal ini guna mendukung institut teknologi selevel ITB di Sumatera, khususnya Lampung.

Dalam diskusi ini juga disampaikan hasil rapat terbatas dengan Presiden beberapa waktu lalu yang membahas secara khusus pembangunan Lampung.

Diinformasikan Kabag Humas dan Komunikasi Publik Gubernur Lampung tidak dapat hadir secara langsung saat acara Kemah Konservasi 2017 tadi pagi karena bersamaan dengan kegiatan lain. (rilis)

Posting Komentar