[caption id="attachment_1194" align="aligncenter" width="500"] Deklarasi Konservasi Hutan diikuti oleh unsur kader konservasi dan Pramjka se Lampung. (Ist)[/caption]

TANGGAMUS, FS - Deklarasi Kader Konservasi yang berisikan lima butir ditandatangani oleh perwakilan peserta dari unsur kader konservasi dan pramuka se lampung, selanjutnya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya juga ikut mendatangi. Acara ini merupakan puncak Kemah Konservasi 2017 di Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SPUM) Kotaagung, Minggu, 2-4-2017.


Lima butir deklarasi tersebut adalah menjadi pejuang konservasi dengan ikut berperan aktif dalam setiap aksi konservasi, dengan tulus dan ikhlas mendarmabaktikan diri sebagai yang terdepan dalam menjaga kelestarian alam kawasan konservasi, ikut membantu mencegah kerusakan hutan, khususnya kebakaran hutan, ikut berperan aktif setiap aksi lingkungan hidup dengan aksi bebas sampah, penggunaan air dan listrik secara efisiensi mulai dari diri sendiri dan saat ini, serta turut berperan aktif dalam perubahan iklim di tingkat lokal, nasional dan global.


Kegiatan ini dirangkai dengan pengukuhan pengurus forum komunikasi kader konservasi indonesia (fk3i) provinsi lampung, penyerahan izin kepada kelompok masyarakat dan lomba dalam rangka Kemah Konservasi yang dilaksanakan 1-2 April 2017 diikuti oleh lebih dari tiga ratus peserta dari unsur kader konservasi dan pramuka saka wanabakti dan saka kalpataru, juga ikut beberapa saka lain.


Hadir dalam puncak acara Menteri LHK beserta Sekretaris Jenderal kementerian LHK, Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, beserta jajaran eselon II, III, Staf Khusus Menteri dan Tenaga Ahli Menteri. Juga hadir Kepala Balai Taman Nasional seperti Indonesia, juga UPT kementerian LHK di Lampung.


Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono hadir mewakili Gubernur Lampung, juga Kepala Dinas Kehutanan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, serta SKPD kabupaten tanggamus.


Dalam arahannya Menteri LHK menegaskan bahwa pembinaan kader konservasi sangat penting dalam membentuk sikap sebagai generasi muda yang aktif sebagai anggota pramuka. Dasa darma kedua juga menyatakan hal tersebut, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.


Gubernur Lampung memberikan apresiasi kepada Menteri LHK yang memberikan perhatian besar kepada pembangunan kehutanan dan lingkungan hidup di Provinsi Lampung. Pembinaan generasi muda melalui kader konservasi dan gerakan pramuka adalah sangat tepat guna membentuk karakter, menambah pengetahuan dan wawasan sebagai bekal kehidupan.


Diakhiri acara dilaksanakan penanaman pohon cemara laut dan waru laut di pantai oleh Menteri LHK, Sekretaris Daerah dan undangan lainnya. (Rls)

Posting Komentar