[caption id="attachment_1203" align="aligncenter" width="500"] Tony Eka Candra (ist)[/caption]

BANDARLAMPUNG, FS- Rendahnya tingkat kesadaran anggota untuk menunaikan kewajiban pinjamannya, serta kurangnya kesadaran untuk menyimpan di Koperasi, membuat koperasi yang diinisiasi KOPSWADEK VIII terpuruk dan hampir mengalami kebangkrutan paska reformasi lalu.


Sekretaris KOPSWADEK VIII FKPPI Lampung, Tedy Hermanto, SH, mengatakan, KOPSWADEK VIII Lampung berdiri pada tanggal 5 Juni 1993, yang diresmikan oleh Kolonel Inf. Hariono Danoe (Danrem 043/Garuda Hitam pada saat itu). Swa Dharma Eka Kerta sendiri mempunyai arti mandiri dalam tekad berbhakti kepada bangsa dan negara untuk mewujudkan satu kehidupan bangsa dan negara yang adil dan sejahtera.


"Kopswadek pernah mengalami kejayaanya pada awal dibentuknya, sekitar tahun 1993-2004, dengan pemupukan modal yang sangat besar dan usaha yang berjalan dengan lancar, namun mengalami penurunan bahkan hampir mengalami kebangkrutan karena setelah membuka unit usaha simpan pinjam," jelasnya saat diwawancarai, Sabtu (1/4) sore.


"Namun, kita menyadari juga karena pada kurun waktu tahun 1998-2004 terjadi krisis ekonomi yang melanda Indonesia. Oleh sebab itu ke depan KOPSWADEK tidak lagi melayani simpan pinjam, tapi akan memperbesar usaha dengan menyiapkan kebutuhan sembako bagi Keluarga Besar FKPPI dan Keluarga Besar TNI-POLRI, serta kebutuhan perlengkapan dan atribut FKPPI," tambahnya.


Pihaknya juga berharap kepada Ketua PD VIII FKPPI Lampung, H. Tony Eka Candra, selaku Ketua Dewan Pengawas, dapat mensuport kegiatan ini, serta mendapat dukungan dari Pemerintah setempat melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung.


"Kami sudah konsultasikan dengan Ketua Dewan Pengawas, agar masalah tunggakan pinjaman itu dapat dihapuskan /diputihkan, sehingga Koperasi tidak terbebani lagi oleh beban hutang Anggota. Koperasi bertekad akan memulai dari awal kembali, sehingga manfaatnya tidak hanya di Internal, tapi juga bermanfaat untuk masyarakat. Alhamdulillah Atas kebijakan Ketua Dewan Pengawas, pada RAT mendatang seluruh tunggakan pinjaman anggota itu secara total dihapuskan," ujarnya.


Kami berkeyakinan dengan sinergitas antara Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, PD-VIII FKPPI Lampung dan Kopswadek VIII Lampung itu sendiri, program usaha yang akan dijalankan oleh pengurus akan dapat terwujud secara maksimal.


"Pada RAT yang akan datang, kami akan meminta kepada Ketua PD-VIII FKPPI Lampung yang memiliki sekitar 240 ribu anggota FKPPI di Provinsi Lampung, agar dapat menjadi anggota aktif KOPSWADEK. Karena KOPSWADEK merupakan satu-satunya "badan usaha" dilingkungan Keluarga Besar FKPPI sekaligus sebagai Mitra Organisasi FKPPI itu sendiri", tegasnya.


Alumni Fakultas Hukum Unila Ini juga menambahkan, KOPSWADEK akan bekerjasama dengan pihak ketiga, yakni bidang pengadaan dan distribusi.


"Kedepan kita juga akan bekerjasama dibidang angkutan, baik material bangunan dan semen, juga distribusi logistik sembako dan kebutuhan-kebutuhan pokok Lainya" ungkapnya.


KOPSWADEK mempunyai harapan yang sangat besar, dengan pembinaan yang intensif dari Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Lampung, akan mampu menumbuhkan perekononian masyarakat Lampung.


"Mohon doa kepada Dewan Pembina, Pemerintah Daerah, dan Dewan Pengawas, agar cita-cita Kopswadek secara nasional bisa terwujud, dan ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa, dan mungkin akan menjadi koperasi dengan jumlah anggota terbesar di Provinsi Lampung, karena ia memiliki jumlah anggota terbanyak", pungkasnya.


Kurun waktu 24 tahun, Kopswadek sudah dipimpin 4 kali Ketua Koperasi yakni, H. Subriyanto Imron, Drs. M. Amin Basyuni (Alm), Suprianto Erwandi, SE dan saat ini Drs. H. R. Andhy Herry Adipathy, MM.


Adapun Dewan Pembina Kopswadek VIII FKPPI Lampung saat ini: Komandan Korem 043/Gatam; Kapolda Lampung; Komandan Pangkalan TNI-AL Lampung; Komandan Pangkalan TNI-AU M. Benyamin; Komandan Brigif 3 Marinir Piabung Lampung; Kamandan Satuan Brimob Daerah Lampung, dan Dewan Pengawas: Ketua PD VIII FKPPI Lampung. Komposisi struktur kepengurusan Kopswadek saat ini diketuai: Drs. H. R. Andhy Herry Adipathy, MM, Sekretaris: Tedy Hermanto, SH, Bendahara: Hj. Adrina Yustitia, SE. MM. (RF/*)

Posting Komentar