[caption id="attachment_1262" align="aligncenter" width="237"] Foto: Istimewa[/caption]

BANDARLAMPUNG, FS - Dari total 36.937 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Provinsi Lampung, sebanyak 280 SMK menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan jumlah peserta 30.210 siswa.

Seperti yang disampaikan oleh Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Diona Katharina. Bahwa, sementara sisanya yakni 196 SMK masih menerapkan Ujian Nasional Kertasi Pensil (UNKP) dengan jumlah peserta sebanyak 6.727.

Salah satu perwakilan sekolah, Kepala SMK Negeri 3 Bandarlampung, Netty, menuturkan, peserta UN di sekolahnya sebanyak 312 siswa dengan menggunakan dua ruang lab komputer, dimana satu ruang memiliki kapasaitas 64 siswa, dan satu ruang yang lain berkapasitas 40 siswa. Pelaksanaan UN dibagi dengan tiga sesi.

“Dengan jumlah 64 siswa dalam satu ruangan memang dirasa tak efektif, tetapi kita mengingat keterbatasan ruangan dan aliran listrik kita khusus untuk komputer karena memang ini sekolah praktek. Dan hari pertama ini Alhamdulillah lancar tepat waktu, pukul 7.30 UN sudah bisa dimulai,” ujar Netty, Senin (3/4).

Sementara itu, Kepala SMK 2 Mei, Djumadi, mengatakan, peserta ujian di sekolahnya berjumlah 463 siswa dengan dibagi tiga sesi dan empat lab komputer yang berkapasitas rata-rata 39-40 peserta. Jumlah tersebut menurun sebanyak 107 dari tahun kemarin yang berjumlah 570 siswa. Hal ini karena adanya sistem billing yang diterapkan di sekolah negeri.

“Standar penerimaan siswa itu sebesar 1.500. Sekarang cuma 1.200. Kita baru tahun ini melaksanakan UNBK. Kalau tahun lalu melaksanakan UNBK, maka kita harus siap sebanyak 200 unit komputer,  tahun ini kita memaksakan diri dengan membeli 90 unit komputer jadi kalau sudah 170 baru kita bisa melaksanakan UBK,” katanya. (ZN)

Posting Komentar