Lampung Selatan : Bupati Lampung Selatan Menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2017 Kementerian Dalam Negeri RI (Mendagri) di Hotel Bidakara Jln. Jend. Gatot Subroto Kav. 71-73 Jakarta, Rabu pagi (15/03/17).

Kegiatan Rakornas ini di ikuti oleh sejumlah 1.500 orang peserta, terdiri dari Sekda Prov. Se-Indonesia, Kaban Kesbangpol Prov. Se-Indonesia, Kepala BIN Daerah Se-Indonesia, Karo Ops Polda Se-Indonesia, As Ops Kodam atau Kasrem Se-Indonesia, As Intel Kejati Se-Indonesia, Kepala Bappeda Prov. Se-Indonesia, Bupati/Walikota Se-Indonesia, Kaban Kesbanbpol Kab/Kota Se-Indonesia, Kementrian/Lembaga terkait yg tergabung dalam Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosiak Tingkat Nasional

Dalam Rakornas tersebut, Direktur Jenderal Politik dan Pemilihan Umum Kemendagri Soerdarmo sekaligus Ketua Penyelenggara kegiatan tersebut memaparkan, akan dilakukan evaluasi pelaporan dari pencapaian target B.12 Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Tingkat Provinsi tahun 2016, yg telah dilaksanakan selama periode 1 tahun.

"Hasil Evaluasi akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi dan saran kebijakan sebagai bahan acuan dalam rangka penanganan konflik sosial di daerah" Ujar Soedarmo

Menurut Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, melalui pedoman kerja ini, diharapakan terbangun kesamaan pola pikir dan pola tindak dalam melaksanakan kerjasama penghentian kekerasan fisik dalam rangka penanganan konflik sosial.

"Terutama guna mengantisipasi dan menanggulangi kekerasan fisik pasca pelaksanaan pilkada serentak tahun 2017" tutur mendagri

Bupati Lampung Selatan Dr. H. Zainudin Hasan, M.Hum mengapresiasi kegiatan ini karena untuk penanganan konflik sosial harus dilaksanakan secara sinergi, terpadu dan terkoordinasi dengan seluruh unsur tingkatan pemerintah, baik ditingkat Nasional, Provinsi, maupun Kabupaten Kota .

"semoga dengan rakornas ini, tingkat konflik di pelosok indonesia bisa berkurang" harap Bupati Lampung Selatan Dr. H. Zainudin Hasan, M.Hum.(fitri)

Posting Komentar