Bandar Lampung : Salah satu kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Lampung adalah pengembangan kepariwisataan, dipilih-nya film ini agar publikasi, pengenalan serta promosi destinasi pariwisata di Lampung dapat mudah dinikmati oleh masyarakat secara luas.

Ditambah lagi beberapa unsur pendukung dalam pembuatan film ini merupakan putra-putri daerah Lampung, bisa dikatakan film ini juga merupakan produk dari anak-anak Lampung.

Demikian dikatakan oleh Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo siang ini (04/03) pada konferensi pers terkait penayangan perdana film "The Nekad Traveller" di Gedung Serba Guna, Komplek Mahan Agung.

Diinformasikan oleh Karo Humas dan Protokol Bayana, lebih lanjut dikatakan Gubernur Lampung "Ketika film menjadi bagian dari promosi pariwisata daerah.

Hal tersebut merupakan sebuah upaya dalam memperoleh pencapaian publikasi secara massal, karena seringkali kita berkompetisi dengan daerah lain dalam pariwisata namun masih terasa lemah pada sisi promosi, ini menjadi menarik karena tingkat kepercayaan masyarakat terhadap film-film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani sudah terkenal menarik dan menghibur untuk disaksikan",ujarnya.

Diungkapkan juga oleh Gubernur Lampung bahwa "pengembangan pariwisata yang berbasis kepulauan sangat memungkinkan untuk dapat dikembangkan di Provinsi Lampung tetapi dalam penerapannya kita akan terlebih dahulu berkoodinasi dengan pemerintah pusat, karena pada konsepnya sebuah kawasan kepulauan ini dikelola oleh swasta.

Kondisi ini memang belum memungkinkan oleh karenanya kita akan mencoba mengusulkan kepada pemerintah pusat agar perlu adanya peraturan tambahan jika hal ini dapat dilaksanakan, karena jika melihat negara kita yang memiliki ribuan pulau maka hal ini tidaklah menjadi sulit jika memang ada niatan untuk mengembangkan pariwisata agar dapat lebih berkembang lagi.

"Maldives saja negara yang kecil bisa jauh berkembang pariwisata-nya, masa kita tidak," katanya.

Pada kesempatan yang sama dikatakan juga oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indoensia Esthy Reko Astuty "Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Bapak Presiden bahwa percepatan pengembangan dalam konteks pembangunan yang paling cepat dipulihkan dalam kondisi tertentu adalah sektor pariwisata.

Diversifikasi tentang pengembangan budaya, alam dan kreatifitas lainnya dapat kita jadikan produk untuk dikembangkan bagi konsumsi wisata, untuk Lampung sendiri saya nilai masih banyak tempat pariwisata yang belum tergali secara besar-besaran dalam proses pengembangannya.

"  Namun saya yakin Lampung dapat bersaing dengan daerah lain yang sudah dikenal di kancah nasional maupun Internasional, ditambah lagi sepertinya ada kesamaan visi yang tergambar dari tag Line "Wonderful Indonesia" dengan tag Line pariwisata yang dimiliki Provinsi Lampung yakni "Lampung The Treasure Of Sumatera" artinya ini adanya kesamaan makna dan pandangan dalam pengembangan potensi pariwisata ke depan", ungkapnya.

Ditambahkan Kabag Humas dan Komunikasi Publik Heriyansyah, hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Budihardjo, Produser film The Nekad Traveller dari Tujuh Bintang Sinema, Rony Irawan, Agung Saputra dan Lela Tresna, serta sang sutradara Rizal Mantovani, serta para pendukung film lainnya.

Trinity The Nekad Traveler yang dibintangi Maudy Ayunda, Ayu Dewi, Rachel Amanda, Anggika Bolsterli, Babe Cabita, Cut Mini, Tompi, Farhan dan Hamish Daud sendiri selain syuting di Lampung juga syuting di Maldives, Filipina dan di berbagai wilayah destinasi wisata daerah Indonesia. (Rls)

Posting Komentar