Bandar Lampung : Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengenakan pakaian Pol PP lengkap mengelilingi seluruh peserta apel untuk memastikan seluruh pasukan siap mengikuti Apel Besar dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja Ke-67 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-55 Tahun 2017, di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur Lampung, Kamis (30/3/2017).

Dalam peringatan yang  mengambil tema “Peningkatan Peran Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Dalam Menjaga Kemajemukan Masyarakat di Daerah” ini, Gubernur langsung bertindak selaku inspektur upacara dengan peserta upacara adalah seluruh Kepala Satpol PP dan 18 pleton anggota Satpol PP se-Provinsi Lampung serta anggota wanita praja, TNI/Polri, Linmas dan instansi terkait lainnya.

Selain itu, dalam acara yang berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah Anggota Fokorpimda Provinsi Lampung tersebut, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo juga turut memberikan penghargaan kepada Anggota Pol PP Berprestasi diantaranya Andre Bilal Hanafi sebagai Atlet Tinju Berprestasi dalam Kejuaraan Nasional dan Internasional serta Dedy Kurniawan sebagai Atlet Dayung Berpretasi dalam Kejuaraan Nasional Dayung dan Asean Games.

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri, Gubernur mengatakan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan. Hal tersebut bertambah kuat dengan pemanfaatan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat dibawah pembinaan teknis Satuan Polisi Pamong Praja dengan berbagai pelibatan kegiatan seperti deteksi dini, pengamanan, pertahanan,bencana, dan lain sebagainya

“Untuk itu saya menghimbau kepada segenap komponen pemerintah untuk menjalin kerjasama yang massif dan kondusif agar ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dapat memecah belah bangsa ini teratasi serta merubah pola pikir dari dilayani ke melayani”, ujarnya.

Lebih lanjut Gubernur juga mengatakan bahwa kualitas instansi penegak Perda yaitu Satuan Polisi Pamong Praja wajib diperkuat baik sarana prasarana, sumber daya manusia, maupun anggarannya agar Perda-Perda buah pemikiran demokrasi daerah dapat ditegakkan. Dalam usianya yang semakin matang, Satuan Polisi Pamong Praja yang didukung oleh kekuatan Satuan Perlindungan Masyarakat haruslah dimanfaatkan secara optimal.

“Saya mendorong keterlibatan Satuan Polisi Pamong Praja dalam komunitas intelijen daerah agar informasi dapat direspon secara cepat dan tepat mengingat Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat merupakan salah satu komponen yang sehari-hari bersinggungan langsung dengan masyarakat".

Dalam penutupnya, Guibernur juga mengungkapkan penghargaan setinggi tingginya kepada anggota Satuan Pamong Praja dan  anggota Satuan Perlindungan Masyarakat yang siap siaga menjaga ketentraman dan ketertiban umum sealam berjalannya pemilihan kepada daerah dan dengan sukarela membantu pengamanan di Tempat Pemungutan Suara.

“Kedepannya, semoga kondisi kondusif ini dapat terus terbina dengan sinergi yang baik antar penyelenggara pemerintahan dan partisipasi masyarakat yang aktif untuk mewujudkan harmonisasi yang indah bagi kehidupan berbangsa dan bernegara",tutupnya.

Ditambahkan oleh Karo Humas dan Protokol Bayana, dalam peringatan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja Ke-67 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-55 Tahun 2017 juga turut dilakukan atraksi Karate dan Merpati Putih yang dibawakan oleh Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi Lampung dan ditutup dengan Devile Pasukan dari Anggota Polisi Pamong berasal dari Kabupaten/Kota se-Provinsi  Lampung.

Hadir juga dalam acara ini Wakil Gubernur  Lampung Bachtiar Basri, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono,  Kepala Kepolisian Daerah Lampung Irjen.Sudjarno, Komandan Korem Garuda Hitam Kolonel Inf.  Hadi Basuki, Kajati Lampung Syafrudin, Danbrigif 3 Marinir Kolonel Marinir Hermanto serta unsur Forkopimda Provinsi Lampung dan jajaran Kepala Satuan Kerja Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.(rilis)

Posting Komentar