Bandar Lampung : Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah kejuaraan surfing tingkat Internasional, Persisnya di Kabupaten Pesisir Barat, Kawasan Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Lampung, pada 15-20 April 2017.

Demikian disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Hery Suliyanto, Kamis (23/3/2017) ketika menerima audiensi Badan Eksektif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unila, di Ruang Kerjanya.

Dijelaskannya juga bahwa pelaksanaan event ini dilaksanakan dengan bekerjasama dengan  World Surf League (WSL) dan Asian Surfing Championship (ASC) serta Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI). Turnamen ini akan diikuti oleh ratusan peserta dari 40  negara. Para peserta dari berbagai negara sudah mengkonfirmasi kehadiran dan keikutsertaannya.

Lebih lanjut dikatakan, perhelatan tersebut rencananya akan dilaksanakan dengan kelas bertanding  World Surf League (WSL) QS 1000 Men’s And Women’s Surfing Competition. Jumlah peserta yang sudah mengkonfirmasi kehadiran dan keikutsertaannya mencapai ratusan peserta dari berbagai negara.

”Tujuannya kami ingin mendorong promosi wisata di daerah Provisi Lampung. Mengenai akses jalan Pemerintah telah mempersiapkan dengan baik, ini sesuai komitmen Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri pariwisata yang harus berdampak kepada masyarakat Lampung,” ujar Heri.

Kejuaraan ini telah menjadi kejuaraan yang diakui secara internasional. Peserta kejuaraan ini adalah para atlet-atlet selancar ombak (surfing) dari berbagai negara dan akan diselenggarakan selama 5 (lima) hari, dengan kepanitiaan yang profesional. ”Ini event surfing internasional dan profesional pertama kali yang digelar, ya harus sukses dari semua sisi pelaksanaan dan target,” pungkas heri.

Diinfomasikan oleh Kepala Biro Humas Bayana letak Provinsi Lampung yang strategis dan dekat dengan  Jakarta menjadi satu nilai tambah tersendiri. “Jadi, jika naik pesawat turun ke Kota  Bandar Lampung hanya dengan waktu 35 menit, " kata Bayana.(rilis)



Posting Komentar