BANDARLAMPUNG,FS-Harga Cabai rawit merah beberapa minggu lalu mengalami kenaikan harga hingga Rp130 ribu perkilo, saat ini turun menjadi Rp70 ribu perkilo.

Penurunan harga tersebut berdasarkan data yang diperoleh dari  Dinas Perdagangan Provinsi Lampung saat melakukan pengecekan langsung ke tiga pasar, dimana lokasi tersebut merupakan sentra bahan pokok di Bandarlampung yakni Pasar Pasir Gintung, Pasar Kangkung dan Pasar Panjang, Kamis (30/3).

"Harga Cabai rawit merah sudah mulai turun, hal ini karena pasokan komoditi tersebut sudah mulai mencukupi kebutuhan masyarakat" ujar

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Provinsi Lampung,Ofrial saat ditemui, Kamis (30/3).

Beberapa kebutuhan pokok yang menjadi perhatian pergerakan harganya, bisa dikatakan relatif normal.

Dari pantauan rata-rata harga cenderung stabil atau masih sama dengan kemarin, tidak ada peningkatan yang begitu signifikan. Untuk beras premium Rp11 ribu/kg, beras asalan Rp8.500,-.

Gula pasir Rp12.500 perkilo, minyak goreng ber merk Rp14ribu per liter, tanpa merk Rp12.500 per kilo, tepung terigu segitiga biru premium Rp8ribu perkilo, Cakra kembar Rp11 ribu, merk kunci Rp10 ribu, daging sapi murni Rp110 ribu perkilo, daging ayam broiler Rp30 ribu, daging ayam kampung Rp62.333,- perkilo.

Telur ayam broiler Rp18.667 /kg, telur ayam kampung Rp 40ribu /kg, cabai merah  keriting Rp18.667, biasa Rp17 ribu, cabai rawit hijau Rp41.333, bawang merah Rp28 ribu, putih Rp32 ribu, susu kental manis bendera Rp9.300 perkaleng ukuran 390 gram, indomilk Rp9.833.

Susu bubuk merk Bendera Rp41.600 perkotak isi 400gram, Dancow Rp40.500, garam beryodium Rp4 ribu perkilo, kedelai impor Rp10 ribu perkilo, kacang hijau Rp20 ribu, kacang tanah Rp22.333 perkilo, mie instant indomie rasa kari ayam Rp2.200 perbungkus, ikan asin teri Rp45 ribu perkilo, ikan kembung Rp35 ribu, ketela pohon Rp3 ribu perkilo, jagung pipilan kering Rp5.833. (IH).

Posting Komentar