Pringsewu : Jelang pencoblosan di pemilihan bupati dan wakil bupati Pringsewu situasi mulai memanas. Bahkan Diduga terjadi ancaman pembunuhan terhadap warga jika calonnya tidak jadi bupati.

Karena kondisi itulah korban langsung melapor ke Polsek Sukoharjo, Selasa (14/02/2017).

Korban bernama Basirun (46) warga Pekon Totokarto kecamatan Adiluwih, dan peristiwa itu terjadi, Selasa (14/2) sekitar pukul 10.40 WIB mengatakan kedatangan sekitar enam orang tamu tak di kenal yang turun dari sebuah mobil Pajero warna hitam dan mereka mengaku dari salah satu satu paslon cabub Pringsewu. Saat itulah Basirun mengaku dipukuli, Melihat suaminya di pukuli orang, istrinya berteriak minta tolong, dan barulah para pelaku pemukulan pergi.

"Saat pergi para pelaku sambil mengancam kepada Basirun yang berstatus sebagai kordinator kecamatan (korcam) Adiluwih pasangan Sujadi Fauzi nomor 2, mengatakan apabila paslon yang didukung kalah tidak menjadi bupati Pringsewu dalam pertarunganya pada pemilukada Pringsewu mengancam akan membunuh," ujar Basirun ketika diperiksa sebagai pelapor dihadapan petugas polek Sukoharjo.

Kapolsek Sukoharjo AKP. Wahidin membenarkan adanya seorang warga yang melaporkan peristiwa pemukulan ke poksek setempat.

" pelaku pemukulan orang tidak di kenal, akan melakukan penyekidikan atas peristiwa tersebut. Apalagi para saksi juga dari keluarganya ada seperti istri dan adik kandung korban. Polisi langsung turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan. Adapun saksi yang sudah di periksa," Pungkasnya.(r)

Posting Komentar