Riau : Kapal penyelundup bahan bangunan dan peralatan rumah tangga target operasi TNI di perairan Kepulauan Riau, akhirnya berhasil ditangkap.

Kapal bernama KM Putra Punggur itu ditangkap personel TNI dari Komandao Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-4.

"Betul, Minggu kemarin, Koarmabar menangkap KM Putra Punggur yang sudah sejak lama menjadi target incaran TNI," ujar Kepala Dinas Penerangan Koarmabar Mayor Budi Amin melalui pesan singkat, Senin (13/2/2017).

Proses penangkapan kapal itu cukup berisiko. Sebab, cuaca perairan Kepulauan Riau sedang buruk dengan gelombang laut cukup tinggi, arus yang kuat disertai hujan lebat di tengah perairan.
Namun, pada akhirnya kapal itu menyerah dan pasrah dibawa ke Dermaga Yos Sudarso Markas Korps Lantamal IV Tanjungpindang demi proses penyelidikan lebih lanjut.

"Mereka sengaja beroperasi saat hari libur dan cuaca buruk karena dikira TNI tidak memantau. Tim kita sudah mengetahui polanya, maka akhirnya tertangkap juga," ujar Budi.

Berdasarkan pemeriksaan, terdapat satu nahkoda dengan enam anak buah kapal. Mereka mengaku, menyelundupkan bahan bangunan dan rumah tangga itu dari Singapura dan Malaysia untuk dijual kembali di sejumlah daerah di Pulau Sumatera.

Budi mengatakan, diduga kuat barang itu awalnya masuk ke wilayah Indonesia menggunakan kontainer besar.

Barang selundupan itu kemudian dikumpulkan di satu titik kemudian diangkut kembali ke daerah lain menggunakan kapal bertonase lebih kecil.

KM Putra Punggur ini merupakan kapal kecil yang dimaksud. Oleh sebab itu, pihaknya akan melakukan pengembangan lagi untuk menangkap penyelundup yang lebih besar.

"TIM WFQR-4 telah memetakan titik-titik kerawanan, sehingga tim mudah-mudahan dapat bergerak di saat yang tepat," ujar Budi.

Diketahui, penangkapan KM Putra Punggur ini hanya berselang dua hari dari penangkapan KM Salwa Ivana-1 oleh Unit 1 Jatanrras Laut WFQR-4 di perairan yang sama. Kapal itu juga kapal penyelundup bertonase kecil.(Sumber : Kompas)

Posting Komentar