Pringsewu : Panitia Pengawas Pemilu ( Panwaslu) kabupaten pringsewu menemukan adanya perbedaan hasil jumlah daftar pemilu hasil coklit data oleh PPDP dengan jumlah daftar pemilih yang diplenokan oleh PPK.

Hal ini diungkan Aziz Amriwan difisi pencegahan dan hubungan antar lembaga Panwaslu Kabupaten Pringsewu saat ditemui di kantor Panwaslu Kabupaten Pringsewu, Senin (31/10/2016).

Menurutnya, hasil pleno yang dilakukan oleh PPK tidak sama dengan hasil coklit oleh PPDP justru yang di plenokan hasil dari sidalih yang dikeluarkan oleh KPU sehingga tidak terjadi singkron data.

" Seperti di kecamatan adiluwih daftar pemilih 33929 dan hasil coklis 31437 namun setelah hasil pleno ppk malah menjadi 29157, di kecamatan Pringsewu hasil daftar pemilih 72962 dan setelah dilakukan ciklit menjadi 70713 namun hasil pleno PPK berbeda menjadi 61859," katanya.

Dikatakannya, adanya temuan perbedaan data pemilih sudah di tanyakan ke tingkat PPS dan PPK melalui Panwas Kecamatan masing masing.

"Artinya KPU harus bisa mempertanggung jawabkan data tersebut sesuai hasil pleno," ucapnya.

Sementara itu ketua KPU Pringsewu A Andoyo saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa nanti pada tanggal 2 november ada pleno dps, setelah pleno dps akan ada pleno perbaikan dps.

" Memang ada perbedaan angka jumlah hasil coklis tapi, tidak bisa dikeluarkan sidalih, apakah itu karena ada kesalahan pada nik, nanti itu yang akan di klarifikasi dalam pleno perbaikan dps. Kpu sangat mengapresiasi masukan panwas bahkan kpu meminta kepda masyarakat yang belum terdaftar supaya sergera melapor ke panita penyelenggara pemilu atau ke PU,"katanya.(r)


Catat Ulasan