LAMSEL : Pejabat aparatur spil negara (ASN) khususnya dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan harus aktif, kreatif dan berinovasi. Terlebih, pejabat setempat harus panda-pandai memanfaatkan program pusat agar ditempatkan (jemput bola, red) di kabupaten berjuluk ragom mufakat ini.

Hal tersebut dikatakan Bupati Zainudin Hasan disela kunjungannya melihat bantuan eskapator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (02/08/2016).

“Seperti bantuan eksavatoor yang diperoleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lampung Selatan ini, harusnya diikuti instansi lain. Menurut saya, masih banyak peluang bantuan yang bisa diambil dari pemerintah pusat,”ujar dia.

Menurut dia, untuk mendapatkan bantuan seperti di DKP dan Dinas Pertanian tentunya harus ada kelompok. Oleh karena itu, di imbau kepada anak-anak muda dari pada menjadi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pengangguran segera kumpul untuk bertemu dengan Bupati Lamsel.

“Atur waktunya kapan kita bisa bertemu. Nanti, akan saya pertemukan dengan para Kepala Dinas. Kita jangan cari uang perak-perakan (recehan,red). Tapi, kita cari uang yang gepokan (tumpukan,red) atau miliaran seperti bantuan eksavator ini,”katanya.

Lebih lanjut dia, menjelaskan nanti anak-anak muda akan diajarkan bagaimana membuat kail (Pancing,red) tidak akan diberikan uang recehan. Untuk kelompok tani zaman dulu, entah kelompok tani beneran apa bukan.

“Saya ingin anak-anak muda, segera buat kelompok tani. Nanti, akan kita ajukan banyak di Dinas Pertanian dan kelautan cukup banyak. Bahkan, di bidang lain juga banyak. Sehingga, kedepan tidak ada lagi anak muda di Lamsel yang nanggur. Mereka (anak muda) nanti juga akan diajarkan menjadi operator untuk menjalankan eksavator. Ini kan peluang, mereka bisa mendapatkan gaji dan upah,”pungkasnya. (fitri)


Catat Ulasan