BANDARLAMPUNG : Gubernur Lampung Ridho Ficardo menghimbau generasi muda untuk melakukan perubahan fundamental dalam diri, mulai dari perilaku, pikiran dan kultur. Hal ini sejalan dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.
Hal tersebut disampaikannya seusai dikukuhkan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat FKPPI Hi.Pontjo Sutowo menjadi Anggota Kehormatan Keluarga Besar FKPPI Provinsi Lampung, Rabu (24/2) di Hotel Horison Bandar Lampung. Pengukuhan dilakukan bersamaan dengan Pelantikan Pengurus Daerah VIII Keluarga FKPPI Lampung Masa khidmat 2015-2020.
“Upaya tersebut harus kita dukung melalui tindakan konkrit, yakni berprilaku dan berpikiran positif. Sehingga generasi muda tumbuh dan berkembang menjadi generasi muda yang berilmu, berakhlak dan berkarakter baik,” ujar Gubernur.
Dijelaskan Karo Humas dan Protokol Bayana, acara dihadiri pula Ketua DPRD Provinsi Lampung, sejumlah Bupati, Wakil Ketua FKPPI Pusat Titiek Soeharto, Staf Ahli Gubernur, Kepala Badan, Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Kapolres dan Dandim Se-Provinsi Lampung.  
Lebih lanjut disampaikan, Provinsi Lampung terus mempercepat pembangunan infrastruktur, pertanian dan pelayanan publik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui 8 (delapan) prioritas pembangunan yang tertuang RPJMD. Antara lain, memantapkan kualitas infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah, akselerasi pembangunan pertanian dan kelautan untuk mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional. Selain itu meningkatkan keberdayaan masyarakat untuk memperluas kesempatan kerja dan mengurangi kemiskinan.
Diakhir sambutannya Gubernur berpesankepada Pengurus Daerah FKPPI Lampung agar FKPPI menjadi pengurus yang mumpuni. “Lampung ini multi etnis, multi budaya dan multi agama. Karena itu, saya berharap agar FKPPI menjadi organisasi perekat dalam mempersatukan itu semua,” pesan Ridho.
Ketua Umum Pengurus Pusat FKPPI Hi. Pontjo Sutowo dalam arahannya menceritakan Sejarah berdirinya FKPPI, 
Ketua Umum Pengurus Pusat FKPPI Hi. Pontjo Sutowo dalam arahannya menceritakan Sejarah berdirinya FKPPI, tanggal 12 September 1978 saat ulang tahun PEPABRI di Gedung Wanita Nyi Ageng Serang Kuningan Jakarta. Ditambahkan, FKPPI maupun GM FKPPI mempunyai jiwa dan semangat yang sama, dan komposisi kepengurusannyapun saling kait mengkait agar terjadi sinergitas.
Sementara itu Ketua FKPPI Lampung H.Toni Eka Candra menyampaikan, tugas FKPPI adalah memberikan dukungan kepada Gubernur Lampung guna melakukan pembangunan.“Provinsi Lampung memiliki jumlah Transmigrasi TNI dan Polri terbesar di seluruh Indonesia. Di Provinsi Lampung terdapatanggota FKPPI 244.000. Oleh karenanya diminta kepada seluruh keluarga besar FKPPI untuk dapat membantu program pemerintah,”himbau Toni Eka Candra.
Dijelaskan Kabag Humas Heriyansyah, Danrem 043 Garuda Hitam mengharapkan FKPPI mampu berkontribusi nyata terhadap pembangunan di segala lini, bukan hanya beretorika. Generasi Muda FKPPI harus memperkuat persatuan dan kesatuan, dan penguatan patriotisme dalam mempertahankan keutuhan Bangsa dan Negara. 4 Pilar Kebangsaan harus menjadi dasar pikir dalam rangka membentengi diri generasi bangsa dari bahaya paham radikalisme yang merongrong keutuhan NKRI.
Ditambahkan, Kapolda Lampung yang diwakili Karo SDM juga berpesan dalam sambutannya, Forum Komunikasi Putra Putri Purawirawan TNI - Polri, harus bersifat netral dan harus menjadi perekat antar seluruh keluarga besar TNI dan Polri serta segenap lapisan masyarakat. Sehingga kedaulatan Bangsa, yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dapat terwujud sepanjang masa.
Selain Pelantikan Pengurus Daerah FKPPI dan Pengukuhan Anggota Kehormatan, juga dibarengi dengan Penyerahan Piagam Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia
“Satya Lencana Kebaktian Sosial Tahun 2016” Kepada Almarhum Hidayat Manipolin, SE (Wakil Ketua PD VII KB FKPPI Lampung), yang diserahkan oleh Gubernur Lampung kepada keluarga almarhum. (rls)

Posting Komentar